semua tentang kita, apakah yang pantas menyangkal pengakuan kita akan ke"ada"an seseorang, tentang orang-orang yang ada disekitar kita? secara empiris kita mengakuinya, secara bahasa pemilihan kata "kita" adalah pengakuan terhadap eksistensi diluar diri kita, namun agaknya untuk apakah semua ini dibahas? kita memang memiliki apa yang kita sebut sebagai sebuah realitas bahasa? dan kadang kita mencoba mengutak-atik berbagai masalah dengan menggunakan realitas ini, walaupun tidak sangat subsantial, cenderung shopistik, dan itu tidak melahirkan apa-apa, semua tentang kita hanyalah kata, sebuah judul lagu, sebuah kenangan, sebuah keakraban, dan yang lainnya.....
pada suatu titik kita akan kehabisan kata, walaupun ada berjuta kata didalam kamus, didalam pengalaman, lalu mengapa kita masih kehabisan kata?
orang yang jatuh cinta dan sedang menggombal pasangannya akan kehabisan kata,
seorang penulis yang stress harus menyelesaikan karyanya kehabisan kata,
seorang pencuri yang kedapatan dan dimintai pertanggung jawaban kehabisan kata,
seorang romantis menggambarkan cinta juga kehabisan kata,
seorang blogger maniak kehabisan kata?????
ternyata kita tak bisa bergantung dengan semua itu? ada yang tak terkatakan, sesuatu yang subjektif, hiperrealistik,tak punya bentuk.
gerak akal atau berpikir juga ternyata punya keterbatasan, punya jalur-jalur, dan bagi sebagaian orang mengganggapnya sangat mekanis.
terkadang kita tak butuh penjelasan, argumen rasional, pembenaran
seorang kekasih yang mendekatkan wajahnya ke pasangannya tidak berkata apa-apa hingga menciumnya,
seorang yang sedang dalam emosi yang sangat tinggi tidak mengatakan apa-apa pada saat memukul orang yang dibencinya,
seorang yang menunggu lama dan kecewa tidak mengatakan apa-apa dari penantiannya. apakah yang membatasi mereka untuk tidak berkata?
kita bebas menggunakan realitasnya, tetapi terkadang kebebasan itu juga bukan kebebasan, dan terkadang justru kita melupakannya.
semua tentang kita,....
bukan kebebasan, tetapi keteraturan...
bukan argumen, tetapi tindakan,....
bukan tentang kita, tapi tentang individu,......
Friday, February 09, 2007
Subscribe to:
Posts (Atom)